Spasi-Koma-Spasi-mengundang-Anda-untuk-berefleksi-tepat-waktu-tentang-Double-Single-Anyar

Space Comma Space kembali dengan pekerjaan baru. Sebuah kolektif musik asal Jakarta yang didirikan oleh Adil Akbar sebagai penyanyi-penulis lagu dan Adiguna Palinrungi sebagai multi-instrumentalis merilis single ganda berjudul A Deeper Blue / (When Summer Falls Into Winter) I Spring To You.

Spasi-Koma-Spasi-mengundang-Anda-untuk-berefleksi-tepat-waktu-tentang-Double-Single-Anyar

Berikut Ini Telah Kami Kumpulkan Yang Bersumber Dari Laman https://www.chordindonesia.com/ Yang Akhirnya Saya Tuliskan Disini.

Spasi Koma Spasi mengundang Anda untuk berefleksi tepat waktu tentang Double Single Anyar

Single ganda ini direncanakan oleh Space Comma Space sebagai rilisan final untuk tahun 2020. Lagu ini merupakan sekuel dari Space Comma Space setelah single ganda Pale in Time / Loveless, Malaise – dengan nuansa melankolis – dirilis Oktober lalu.

Di single ganda ini, Space Comma Space menunjukkan sisi musik yang lebih energik dan mentah dibandingkan single sebelumnya. Dari segi lirik, Space Comma Space masih fokus melihat waktu.

Sementara di spasi tunggal sebelumnya, spasi koma bereaksi terhadap perjalanan waktu sebagai melankolis dan lambat, di spasi tunggal ganda ini, spasi koma bereaksi terhadap perjalanan waktu yang cepat dengan frustrasi dan kemarahan.

Keputusan untuk menggabungkan kedua lagu dalam satu paket double single

berawal dari kesatuan tema dalam liriknya. A Deeper Blue – lagu dan lirik 2018 oleh Adil Akbar – menceritakan tentang seorang pria yang mendekati idolanya terlalu cepat sehingga semua rencana dan harapan yang telah dibangunnya ambruk sebelum dia melihat hasilnya.

Sedangkan I Spring to You – lagu Adil Akbar dan Adiguna Palinrungi, lirik Adil Akbar – bercerita tentang waktu dengan pendekatan konseptual. Tentang waktu yang terus berubah dan bagaimana orang selalu beradaptasi untuk menyikapi perubahan musim.

“Untuk liriknya, kami tetap tepat waktu. Kami berusaha merespon perjalanan waktu yang cepat dengan frustrasi dan amarah,” tulis Space Comma Space dalam pernyataan resminya.

Di single ganda ini, Space Comma Space juga didukung oleh Rafi Krisananda pada drum dan background sound lagu I Spring to You. Rafi Krisananda tidak hanya terlibat dalam proses musik, tetapi juga bertanggung jawab atas cover art.

Yang menarik, proses perekaman kedua lagu ini dilakukan dalam beberapa sesi rekaman. Pertengahan 2017-2019: setiap Adil Akbar berkunjung ke Jakarta – di tengah liburan musim panas – saat kuliah di New York, AS.

Sesi studio di Als Studio didukung oleh Dimas Martokoesoemo

, Wendi Arintyo dan Refo Ramadhan sebagai sound engineer. Proses mixing juga dilakukan oleh Dimas Martokoesoemo, sedangkan mastering dilakukan oleh Tegara Hadinata.

Single ganda ini juga dirilis oleh label musik Bureau Mantis, yang menyelenggarakan Space Comma Space. Dengan harapan tahun 2021 menjadi tahun yang meriah bagi label musik asal Jakarta ini; Dapatkan lebih banyak musisi baru dalam karya ‘spawn’.

Perwakilan Bureau Mantis: “Beberapa rilis musik dengan latar belakang dan jenis musik yang berbeda telah disiapkan untuk tahun depan. Mulai dari hip-hop dan lo-fi hingga ambient pop. ”

supermusic0

Dermaga. Spasi koma
Spasi Koma Spasi, Dari Pensi hingga Industri Musik

Space Comma Space sudah ada sejak tahun 2014 tepatnya. Grup musik ini didirikan berkat gagasan dua sahabat lama, Adil Akbar dan Adiguna Palinrungi. Keduanya memiliki kesamaan genre musik yaitu dream pop, shoegaze, dan baroque pop. Keduanya melanjutkan perjalanan bersama dengan membentuk Space Comma Space dan mengeksplorasi kecintaan mereka pada genre berbeda yang mereka sukai.

Setelah enam tahun berlatih dan hanya tampil di acara sekolah, Space Comma Space akhirnya merilis materi pertamanya, Space Comma Space, yang bisa didengar di berbagai platform musik digital Oktober lalu.

Dengan single ganda ‘Pale in Time’ dan ‘Loveless Malaise’, Space Comma Space mengundang Anda untuk bertemu dan mendengarkan arahan musik yang oleh Space Comma Space disebut Malleable Rock, musik rock yang terdiri dari berbagai referensi musik.

“Seperti di lagu Pale in Time ada 3/4 beat ala musik waltz dan klimaksnya penuh dengan gitar elektrik dan synthesizer seperti suara shoegazing. Sedangkan di lagu Loveless Malaise berpengaruh pada campuran samba dan funk. ‘karena memiliki tema yang sama dalam liriknya, yaitu meditasi tentang waktu dan pemisahan yang kental dengan sudut pandang yang melankolis. ”ujar Space Comma Space.

Perilisan single ganda dari Space Comma Space, yang membutuhkan waktu sekitar tiga tahun untuk menyelesaikannya, juga dimungkinkan melalui asosiasi Space Comma Space dengan Bureau Mantis.

 

  Lihat Juga : chord perlahan