recount-text-liburan

Contoh Recount Text Tentang Liburan Dalam Bahasa Inggris

recount-text-liburan

Liburan di Bandung

Teman saya dan saya berada di Bandung sebulan yang lalu. Mereka adalah Tika, Lisa, Icha, Fafa dan Lia. Kami menyewa jip dengan biaya tinggi dengan alasan kami tidak mengaturnya lebih awal dari hari itu. Itu bisa digambarkan sebagai pengaturan yang mengejutkan. Bagaimanapun, itu baik-baik saja. Meski begitu, kami memutuskan untuk melewati mobil ini.

Pengaturan pertama kami adalah mengunjungi tempat-tempat wisata di Bandung, misalnya Kawah Putih dan Patenggang. Pokoknya Kawah Putih sangat menyukainya. Jadi banyak orang pergi ke sana. Pada titik ini kami memutuskan untuk mengunjungi Kawah Putih. Di titik ini kami langsung meluncur ke Situ Patenggang. Ketika kami sampai di pangkalan yang tersentuh di sana, kami bisa melihat sebuah danau yang sangat indah. Kami sangat bersemangat untuk melihatnya lebih dekat. Ketika kami sampai ke tujuan yang paling nyaman, itu benar-benar penuh sesak dan sarat dengan vendor. Kami segera sampai di danau Situ Patenggang. Menakjubkan, itu sangat indah. Tragisnya, ada beberapa sampah di sekitar danau. Entah itu administrasi yang kurang atau tamu yang mengotori dirinya sendiri menjadi penyebab kondisi ini. Saya tidak tahu. Saya hanya percaya bahwa petugas administrasi tempat ini dan sebagian besar tamu akan dapat menjaga kemurnian keindahan alam yang diciptakan oleh Tuhan ini.

Selain Situ Patenggang, kami juga melewati Kebun Binatang Tamansari. Itu sangat layak dan menyenangkan untuk pergi ke sana. Kami bisa melihat banyak makhluk dengan jelas. Anda luar biasa menawan. Saya juga melihat beberapa makhluk liar seperti python, harimau dan singa. Saya membawa foto dengan bayi harimau dan singa. Mereka tampak nyaman dan halus. Itu tampak seperti kucing besar. Hanya ada saya, mengapa berani membawa gambar. Sebagian besar teman saya yang menemani saya menyerah.

Karena jalan menuju berbagai tempat wisata lainnya sangat padat, akhirnya kami memutuskan untuk berwisata kuliner. Mulai dari Pasir Kaliki, Kampung Gajah, House of Sausage, The Valley hingga Paris Van Java Mall. Sebagian besar makanannya pedas. Biaya juga masuk akal. Saya percaya bahwa saya harus kembali ke sana untuk melakukan kunjungan kuliner dengan geng saya. Iklim Bandung begitu sentimental. Sangat pas untuk berlari bersama kekasih kita.

Motivasi selanjutnya setelah kunjungan kuliner adalah membeli oleh-oleh. Kami membeli beberapa bahan makanan yang tidak biasa dari Bandung seperti brownies, banana move, keripik karuhun dan sebagainya. Kami juga membeli beberapa kaos untuk keluarga dan tetangga kami. Berbelanja untuk hadiah berarti acara itu sudah berakhir.

Terlepas dari kenyataan bahwa Bandung selalu macet di setiap kesempatan, kami umumnya menjadikannya pilihan untuk memiliki peluang bersama. Letaknya tidak terlalu jauh dari Tangerang. Ada juga banyak nutrisi beraroma yang pasti akan saya lewatkan. Masih banyak tempat wisata indah yang bisa menghilangkan rasa takut kita setelah menjadi tamu tetap. Selain itu, tidak menghabiskan banyak uang seperti Bali. Itu adalah kesempatan yang sangat menyenangkan. Itu singkat tapi penting. Saya sangat senang. Begitu juga rekan-rekan saya. Itu tadi cerita saya tentang peluang Bandung.

Sumber :